Pilih posisi yang nyaman—duduk tegak atau berdiri dengan punggung lurus. Biarkan bahu rileks dan letakkan tangan di pangkuan atau di samping tubuh sebagai jangkar ringan.
Mulailah dengan memperhatikan napas masuk dan keluar tanpa mencoba mengubahnya. Amati ritme alami sebagai pengingat bahwa Anda sedang ada di saat ini.
Jika merasa mudah, hitung napas secara sederhana: hitung napas masuk lalu napas keluar sampai angka kecil yang nyaman untuk Anda. Gunakan hitungan itu hanya sebagai panduan untuk tetap hadir.
Anda juga bisa meletakkan satu tangan di dada atau perut untuk merasakan kontak kecil. Sentuhan lembut ini menjadi titik fokus yang menenangkan perhatian dari gangguan sekitar.
Selesaikan ritual dengan mengucapkan niat singkat atau kata pengingat seperti “kembali” atau “sadar” sebelum melanjutkan aktivitas. Praktik singkat ini dapat diulang kapan pun Anda merasa butuh jeda.
